Skip to content

Aplikasi Web VS Aplikasi Desktop?

Reading Time: 2 minutes

Saya sering mendengar perkataan bahwa “aplikasi web lebih baik daripada aplikasi desktop”. Kemudian perkataan seperti “aplikasi desktop itu sudah ketinggalan jaman”. Perkataan-perkataan seperti itu sering saya dengar dari orang-orang yang mau membeli aplikasi dari Jasamedika, teman-teman saya yang bukan programmer dan kadang dari teman-teman sesama programmer juga.

Ayo sekarang kita bahas!.

Aplikasi web lebih baik daripada aplikasi desktop?

Saya sering bertanya pada orang yang menyebut aplikasi web itu lebih baik daripada aplikasi desktop. “Menurut kamu, apa yang membuat aplikasi web lebih baik daripada aplikasi desktop?”. Jawaban yang paling sering adalah karena aplikasi web bisa dibuka di berbagai macam perangkat dan bisa dijalankan pada sistem operasi apapun asalkan bisa jalan di browser. Ok, saya setuju, memang kelebihan aplikasi web adalah bisa dibuka di berbagai macam perangkat dan tidak tergantung sistem operasi.

Tetapi, jangan lupa, aplikasi desktop memiliki keunggulan jika dibandingkan dengan aplikasi web. Dulu, kantor saya pernah punya pengalaman betapa merepotkannya ketika mengimplementasikan aplikasi web di salah satu rumah sakit di Jakarta. Hal merepotkannya adalah pada pencetakan karcis. Ketika user selesai mengisi data registrasi kemudian melakukan klik simpan, karcisnya tidak bisa langsung dicetak oleh printer, tetapi harus membuka dulu preview, kemudian user melakukan klik cetak di halaman preview tersebut. Tentu hal ini sangat merepotkan untuk user, mereka protes, mereka minta aplikasi harus bisa mencetak langsung tanpa harus membuka dulu preview.

Pada saat itu, tim yang melakukan implementasi mau tidak mau harus membuat semacam service yang dibuat menggunakan VB6. Service tersebut menjadi perantara antara aplikasi web dan printer. Service tersebut harus dijalankan di masing-masing komputer yang ingin bisa mencetak langsung tanpa preview.

Standar yang dibuat untuk aplikasi berbasis web adalah aplikasi tidak bisa mengakses langsung ke perangkat. Aplikasi hanya bisa mengakses semacam pustaka yang disediakan oleh browser. Alasannya adalah masalah keamanan, komputer kita akan bisa diakses oleh orang yang tidak mempunya hak akses. Contoh kasus yang bisa terjadi kalau standar ini tidak diberlakukan adalah black hacker akan sangat mudah untuk mengakses komputer kita. Dia akan membuat halaman web yang di dalamnya dia susupkan program yang bisa mengakses komputer kita kemudian mencuri data rahasia milik kita. Dia kemudian tinggal menyebarkan link halaman tadi. Itu sangat berbahaya.

Aplikasi web sudah ketinggalan jaman?

Berdasarkan penjelasan saya di poin pertama, seharusnya aplikasi desktop masih dibutuhkan sampai sekarang. Terutama untuk aplikasi-aplikasi yang membutuhkan akses langsung ke suatu perangkat.

Selain itu, kalau memang aplikasi desktop sudah ketinggalan jaman, kenapa misalnya Microsoft terus mengembangkan teknologi untuk keperluan pembuatan aplikasi desktop?. Misalnya Universal Windows Platform. Ini menunjukan bahwa aplikasi desktop memang masih dibutuhkan dan akan terus dibutuhkan.

Tambahan : Aplikasi web lebih sulit dibuat daripada aplikasi desktop?

Ada beberapa teman saya yang bertanya pada saya, “Aplikasi web itu lebih sulit dibuat ya daripada aplikasi desktop”. Hahaha. Lebih sulit atau tidak itu tergantung dari apa yang akan dibuat. Kalau lebih ribet saya setuju, karena banyak teknologi yang harus dipelajari kalau ingin membuat sebuah aplikasi web. Untuk frontend harus bisa HTML, CSS dan Javascript. Untuk backend harus bisa C#, Java, PHP atau bahasa yang bisa digunakan di server lainnya. Kalau mau menggunakan framework, kita juga harus mempelajari frameworknya, baik itu framework frontend maupun backend. Kalau bahasanya “lebih sulit”, kesannya seperti menyepelekan programmer desktop.

Kesimpulan

Aplikasi web tidak bisa disebut lebih baik daripada aplikasi desktop. karena Aplikasi web dan desktop masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan.

Aplikasi desktop tidak bisa disebut sudah ketinggalan jaman. Karena jenis aplikasi yang membutuhkan koneksi ke alat secara langsung banyak dan akan tetap terus ada.

Aplikasi web tidak bisa disebut lebih sulit dibuat daripada aplikasi desktop. Karena sulit atau tidaknya pembuatan suatu aplikasi tergantung dari aplikasi apa yang akan dibuat.

Published inPemrograman

7 Comments

  1. Nursan Nursan

    Tulisan menarik. Sepakat, web lebih diunggulkan karena kita bisa juga membukanya di smartphone kita tidak perlu buka dulu pc/laptop jika ada keperluan mendesak untuk menggunakannya.

    • admin admin

      Loh sepakat dimananya? Justru saya tidak sepakat kalau aplikasi web disebut lebih unggul. Hahaha

      • Nursan Nursan

        Sepakat bahwa web bisa dibuka di berbagai macam perangkat dan bisa dijalankan pada sistem operasi apapun asalkan bisa jalan di browser. Mungkin bisa dijelaskan disatu tulisan berbeda tentang kelemahan dan kelebihan masing-masingnya lebih detail lagi dari sisi programmer.

  2. OM OM

    Suka ni tulisanx, jd pengen nnya, kan skrng lbih bnyk aplikasi yg berbasis web dibnding desktop, jauh lebih ribet ngga sih klo bridging dr aplikasi berbasis web ke aplikasi berbasis desktop?

    • admin admin

      Tergantung om, yg mau dibridgingkannya apa

  3. udin udin

    Mau tanya kang, menurut akang selama pengalaman implementasi aplikasi simrs, kalau jmenurut user nya enakan mana atau cepat mana proses kerja nya buat si user/pegawai nya terutama untuk bagian pendaftaran, apotek, poli dan gudang farmasi rumah sakit ?

    • admin admin

      Seperti yg sudah saya jelaskan di tulisan saya. Aplikasi web atau desktop masing-masing ada kurang dan ada lebihnya. Pertanyaan enak mana dan cepat mana susah untuk dijawab. Soal enak keduanya juga bisa dibuat untuk enak. Kalau soal cepat, tergantung cara kita membangun sistemnya bagaimana.

Tinggalkan Balasan

WhatsApp chat