Skip to content

Fakta-fakta Mengenai Saya

Reading Time: 5 minutes
Ecep Cahyudin

Banyak yang menyebut bahwa saya adalah orang yang sangat misterius. Hmmm, mungkin iya. Bahkan teman-teman dekat saya pun masih banyak yang belum tahu mengenai fakta-fakta yang akan saya tulis di sini. Tujuan saya menuliskan fakta-fakta mengenai saya di sini adalah agar saya tidak disebut lagi manusia misterius. Hahaha.

Ok, kita mulai!

Tidak suka makan daging

Dari kecil saya sudah tidak suka makan daging. Ada rasa seperti kasihan dan jijik kalau makan daging, terutama jika saya melihat proses penyembelihannya. Pada saat masuk kuliah, saya memutuskan untuk tidak makan daging lagi.

Tetapi, sebenarnya saya tidak berhenti penuh memakan daging. Pada situasi-situasi tertentu saya akan makan daging dan saya juga sering makan-makanan yang bahannya terbuat dari daging atau ada campuran dagingnya.

Ketika berkunjung ke rumah orang lain dan tidak ada pilihan menu lain selain daging, saya terpaksa makan daging. Tidak enak kalau sampai meminta menu yang lain atau bahkan sampai tidak mau makan. Contoh lainnya adalah ketika rame-rame nitip makanan pada teman, kalau mayoritas teman saya memesan menu daging, saya tidak enak kalau memesan yang berbeda, itu akan merepotkan yang dititipi.

Saya juga tetap makan-makanan yang mengandung atau ada campuran dagingnya. Saya sering makan bakso yang bahannya dari daging. Asalkan tidak terlihat seperti daging, sebenarnya tidak begitu masalah. Saya juga sering makan mie ayam, tetapi ayamnya memang tidak saya makan.

Tidak suka bau balsem, bau salonpas, bau minyak kayu putih dan bau-bau yang mirip seperti itu

Saya sangat tidak suka bau balsem, bau salonpas, bau minyak kayu putih dan bau-bau yang mirip seperti itu. Seingat saya, ketika masih kecil saya pernah menyukai bau-bau seperti itu. Saya lupa apa penyebab saya menjadi sangat tidak suka dengan bau-bau seperti itu.

Ketika mencium bau-bau seperti itu, saya merasa tubuh saya sangat tidak nyaman. Bahkan kadang seperti jadi sakit perut. Ketika saya digigit nyamuk, ibu saya selalu memaksa saya memakai salep yang berbau balsem. Saya selalu kabur. Hahaha. Saya lebih memilih menderita karena gatal dibanding harus memakai salep itu. Kalau di rumah ada yang memakai salep itu, saya langsung pergi menjauh kemudian mengambil masker untuk mengantisipasi baunya tetap tercium.

Sangat jijik atau takut pada cacing, ular atau binatang-binatang yang mirip seperti itu

Bagi saya, cacing dan ular adalah hewan paling menjijikan di dunia ini. Saya langsung tidak selera makan kalau melihat hewan-hewan ini. Kalau tidak sengaja bertemu cacing yang mau masuk rumah, saya langsung kabur dan minta bantuan adik, ibu atau ayah saya untuk mengusirnya. Hahaha.

Pada waktu kecil sebenarnya saya pernah tidak jijik pada hewan-hewan ini. Bahkan saya sering memainkan cacing kalau sedang main di luar. Awal mula saya menjadi jijik pada hewan-hewan ini adalah gara-gara saya mengalami beberapa kejadian. Pertama, saya pernah makan mie bakso sambil melihat iklan TV yang di dalamnya ada adegan ular besar memakan ular kecil. Saya langsung membayangkan bahwa apa yang saya makan adalah ular. Kedua, saya pernah mengalami menemukan cacing yang sangat besar ketika saya sudah selesai makan mie bakso. Ketika itu saya langsung berimajinasi apa yang sudah saya makan adalah cacing itu. Ketiga, saya pernah menonton acara Guiness World of Record yang menampilkan seseorang yang memecahkan rekor memakan makanan yang menjijikan, salah satunya memakan cacing-cacing kecil. Akumulasi dari kejadian-kejadian itu membuat saya jijik pada cacing dan ular, bahkan pada hewan yang mirip dengan itu, misalnya belut.

Saya menderita OCD

OCD adalah singkatan dari Obsessive compulsive disorder. OCD adalah gangguan psikologis dimana penderitanya mendapat semacam sugesti dari pikirannya untuk melakukan sesuatu. Jika sesuatu itu tidak dilakukan, pikirannya akan mengatakan bahwa sesuatu yang tidak baik atau tidak menyenangkan akan terjadi. Hal ini mengakibatkan penderitanya tidak merasa tenang sebelum apa yang diperintahkan oleh pikirannya itu dilakukan. Dalam tulisan ini saya tidak akan membahas terlalu dalam mengenai OCD saya, jika kalian ingin tahu lebih detail mengenai OCD saya, kalian bisa membaca tulisan saya di blog saya yang lama di sini.

Beberapa hal yang perlu saya sampaikan sebagai informasi tambahan mengenai OCD saya adalah sebagai berikut.

Untuk sekarang saya sudah lumayan sering bisa mengendalikan beberapa OCD saya yang mengganggu.

Beberapa OCD sudah menjadi kebiasaan saya, jadi saya tidak merasa terlalu terbebani melakukannya.

Beberapa OCD yang positif tidak saya lawan, karena menurut saya itu sejalan dengan karakter saya. Misalnya OCD untuk melakukan segala sesuatu dengan sempurna.

Saya sangat tidak suka keramaian dan suara berisik

Ketika bekerja, saya suka sendirian, saya tidak suka banyak orang di sekeliling saya. Apalagi kalau bekerja sambil dilihat oleh orang lain. Saya benar-benar tidak suka.

Saya juga menyukai suasana yang hening ketika bekerja. Ketika saya bisa bekerja sendirian dan didukung suasana yang hening, saya merasa memiliki otak seperti Albert Einstein.

Saya sangat tidak suka dengan keramaian dan berisiknya perkotaan. Suara mesin kendaraan dan klakson adalah hal yang sangat saya benci ketika di kota. Walaupun di desa juga sebenarnya suara mesin kendaraan dan klakson pasti ada, tetapi jauh lebih sedikit dibanding di kota. Saya lebih suka menyendiri sambil melihat pemandangan alam di kampung atau pegunungan.

Saya lebih bisa memahami penjelasan yang disertai penjelasan visual

Saya adalah tipe orang yang kurang bisa memahami penjelasan yang tanpa disertai visualnya. Bahkan bisa dikatakan sangat lambat memahaminya. Kalau ada orang yang menjelaskan tanpa menyertakan visualnya, otak saya otomatis menggambarkan visualnya. Begitu juga ketika saya membaca buku yang tidak ada penjelasan visualnya, otak saya otomatis menggambarkan visualnya. Oleh karena harus menggambarkan visualnya sendiri, otak saya jadi bekerja dua kali lipat. Mendengarkan penjelasannya kemudian menggambarkan visualnya. Visual yang saya buat harus sesuai atau masuk akal dengan penjelasan yang saya dengarkan. Gara-gara ini saya jadi sering ketinggalan untuk memahami suatu penjelasan. Akhirnya saya sering disebut telat mikir(telmi) atau lemot(lemah otak). Hmmm.

Saya sangat tidak suka menggunakan kata-kata gaul

Saya tidak tahu pasti alasan saya tidak suka menggunakan kata-kata gaul seperti “gw, elu dll”. Yang jelas, saya selalu merasa tidak nyaman dan tidak sopan ketika menggunakan kata-kata gaul kepada lawan bicara, walaupun dengan teman-teman seumuran.

Saya tidak suka mengganti apa yang sudah sering saya pakai

Saya sangat setia pada barang-barang yang saya pakai. Saya tidak akan pernah mengganti barang-barang tersebut kecuali barang-barang tersebut sudah tidak bisa digunakan lagi. Seumur hidup, saya baru membeli HP sebanyak 4 kali. Saya pernah tidak mengganti HP saya yang ketiga walaupun layar dan bodinya sudah pecah. Setelah bertahan sekitar 3 tahun dengan kondisi tersebut, dengan terpaksa saya membeli HP baru karena layar sentuhnya sudah tidak normal.

Saya alergi dengan ikan asin dan bau ikan asin

Ketika saya SMP, wajah saya penuh dengan jerawat. Kata dokter, penyebabnya adalah alergi. Setelah ngobrol dengan dokter, dokter menarik kesimpulan bahwa saya alergi dengan makanan seperti ikan asin dan alergi bau yang mirip seperti ikan asin. Karena saya benar-benar sangat ingin sembuh, saya berusaha untuk tidak makan ikan asin atau memakan makanan yang ada campuran ikan asinnya(misal terasi) selama 1 tahun. Tentu disertai dengan meminum obat yang diberikan oleh dokter.

Selama 1 tahun masa pengobatan, perjuangan saya sangat berat. Kalau tidak makan ikan asin masih tidak begitu masalah, tapi kalau tidak makan sambal yang ada terasinya terasa sangat sulit. Karena saya tidak bisa makan tanpa sambal dan sambalnya itu harus sambal terasi.

Setelah 1 tahun, Alhamdulillah jerawat saya hilang. Setelah itu saya mencoba untuk memakan ikan asin dan sambal terasi lagi. Ternyata alerginya masih tetap ada walaupun tidak sampai menimbulkan jerawat. Alerginya itu berupa gatal-gatal di badan, kadang muncul juga seperti gelembung-gelembung putih kecil di kulit.

Saya sangat takut dengan kolam, sungai, danau dan laut

Ketika balita saya pernah tenggelam di sungai. Fakta ini baru saya ketahui ketika saya sudah bekerja. Ketika saya baru pulang dari kalimantan, ibu saya menceritakan kisah saya tenggelam di sungai ketika masih balita. Saya lupa, kenapa tiba-tiba ibu saya menceritakan kisah itu. Setelah ibu saya menceritakan kisah itu, saya jadi sadar apa penyebab saya sangat takut kalau dimandikan oleh ibu saya. Terutama ketika kepala saya diguyur air. Seperti ada kilasan saya tenggelam di air. Ternyata memang saya pernah tenggelam ketika kecil dan ingatan itu sebagian masih saya ingat.

Ketika SMP dan SMA kalau ada pelajaran atau ujian berenang, kalau bisa diganti dengan membuat makalah saya akan lebih memilih membuat makalah. Tetapi kalau wajib datang, saya terpaksa datang, dengan resiko tenggelam. Alhamdulillah, teman-teman saya selalu menyelamatkan saya.

Saya menyukai wanita yang jauh lebih tua dari pada saya

Ketika kuliah, selera wanita yang saya sukai sedikit berbeda dibandingkan dengan teman-teman kuliah saya. Saya lebih suka wanita yang jauh lebih tua dari pada saya. Tetapi, kalau untuk pacaran saya belum pernah sampai pacaran. Hanya sebatas teman tapi mesra saja. Hahaha. Saya tidak tahu pasti kenapa saya menyukai wanita yang lebih tua dari saya. Mungkin karena saya sangat dekat dengan ibu saya, saya jadi lebih senang berada di dekat wanita yang seumuran ibu saya.

Tetapi, sekarang saya mulai memperbaiki selera saya. Masalahnya adalah ibu saya tidak mungkin menyetujui saya jika saya menikah dengan wanita yang seumuran dengannya. Hmmm.

Bagikan artikel

Published inPengalaman

13 Comments

  1. OM OM

    Owhh bgtu toh, ckup tergambarkan kang bro jenisx ๐Ÿ˜

    • admin admin

      Jadi saya jenis apa Om?

  2. OM OM

    Jenis yg bsa mmbuat org mengerutkan dahi dn geleng2 kepala ๐Ÿ˜‚

    • admin admin

      Wah, contoh kasusnya bagaimana om sampai bisa mengerutkan dahi begitu?

    • admin admin

      Beri contoh om, kasusnya bagaimana sampai bisa mengerutkan dahi begitu?

  3. Penjabarannya cukup bisa menjelaskan tentang diri penulisnya. Ditunggu tulisan selanjutnya.

  4. isl isl

    Fakta tercengang tapi ga begitu kaget 100% hahaha
    Banyak-banyak maen nyo, ke laut gitu biar ketakutannya ilang trs main pasir siapa tau nemu cacing juga .Masa nanti kalo ketemu cacing masih nyuruh org tua yg buang ๐Ÿ˜๐Ÿ˜

    • admin admin

      Kenapa tidak kaget?

      • isl isl

        Karna satu dari beberapa fakta yg mengagetkan udh prnah dicari tau jdi ga begitu kaget.

        Semua org punya trauma/ketakutan trsendiri, tapi kalo kita mau ilangin semua ketakutan itu ya kita harus lakuin semua hal yg ditakutin itu.

        • admin admin

          Wah sengaja mencari tau?

  5. isl isl

    Cari tau karna asing dan ada yg mengalami

    • admin admin

      Maksudnya asing dan ada yang mengalami?

  6. Isl Isl

    Asing karena awam ga pernah denger dan temen ngalamin

Tinggalkan Balasan

WhatsApp chat