Skip to content

Menggambar Segitiga Menggunakan C#(C Sharp)

Reading Time: 3 minutes
Menggambar Segitiga Menggunakan C#
Photo by Paweł Czerwiński on Unsplash

Dulu, ketika masih belajar algoritma, saya sering melatih kemampuan algoritma saya dengan cara ngoding menggambar segitiga menggunakan C#. Maksud menggambar segitiga pada tulisan ini adalah menggambar segitiga menggunakan karakter bintang(*) pada console.

Pada tulisan ini, saya akan berbagi kodingan untuk menggambar 2 jenis segitiga, yaitu segitiga siku-siku dan segitiga sama kaki. Sebelum masuk ke bagian kodingannya, saya akan menjelaskan dulu algoritmanya.

Algoritma Menggambar Segitiga Siku-siku

  1. Minta inputan jumlah baris pada pengguna
  2. Buat garis baru
  3. Lakukan kegiatan dibawah ini sebanyak jumlah baris yang diinput oleh pengguna.

Tulis karakter bintang(*) pada setiap baris sebanyak [nomor baris]. Maksudnya, pada baris ke 1 tulis karakter bintang(*) 1 kali, pada baris ke 2 tulis karakter bintang(*) 2 kali, begitu seterusnya.

Algoritma Menggambar Segitiga Sama Kaki

  1. Minta inputan jumlah baris pada pengguna
  2. Buat garis baru
  3. Lakukan kegiatan dibawah ini sebanyak jumlah baris yang diinput oleh pengguna.

Sebelum menulis bintang, pada setiap baris, tulis dulu spasi sebanyak Jumlah Baris – 1. Setelah spasi ditulis, baru kemudian tulis karakter bintang(*) sebanyak [nomor baris] ditambah (jumlah baris – 1).

Kodingan Menggambar Segitiga Siku-Siku dan Sama Kaki Menggunakan C#

Saya telah melengkapi masing-masing baris kode dengan komentar sebagai penjelasannya.

Ngoding untuk menggambar segitiga bisa menjadi tolak ukur apakah algoritma seorang programmer sudah bagus atau belum. Kalau kodingan program seperti ini belum bisa, menurut saya dia harus balik lagi belajar di kampusnya atau kembalikan saja gelar sarjananya. Hahaha.

Cara satu-satunya untuk meningkatkan kemampuan algoritma adalah berlatih. Hindari untuk mencontek kodingan orang lain, paksakan untuk memecahkannya dengan kemampuan sendiri. Yang harus diyakini adalah pemecahan masalahnya sebenarnya sudah ada di kepala kita, tinggal bagaimana kita mendeskripsikannya menggunakan kata-kata. Kalau sudah bisa mendeskripsikannya dalam bentuk kata-kata tingal mengubahnya ke dalam bentuk kodingan :). Gampangkan? Hahaha.

Ingat, untuk kalian yang belum bisa membuat kodingan menggambar segitiga. Segera balik lagi ke kampusnya, belajar lagi atau kembalikan gelar sarjananya. Malu. Hmmm.

Bagikan artikel

Published inPemrograman

10 Comments

  1. Ia Ia

    Ini tugas Algoritma pertama, dlu mh pke Turbo Pascal wkwk

    • admin admin

      Pasti baheula teu nyieun sorangan da, paling kopi paste ti internet atau kopi paste ti batur. Hahaha.

  2. Materi pertama masuk kuliah. Bedanya dulu menggunakan bahasa C biasa. Tidak jauh beda secara alurnya, untuk penulisan pasti ada beberapa yang berbeda seperti di bahasa C biasa pasti dimulai dengan #include buat ngambil library nya hampir sama seperti penggunaan using disini ya?

    Saran : Dituliskan step sesuai dengan kodingan yang ditulis, seperti ada kodingan penginputan jumlah namun tidak ada picturenya. Agar bagi yang belum paham dapat lebih terbayang.

    • admin admin

      Itu pan na source code na aya keterangan euy

  3. asep asep

    menurut akang yang sudah pernah/pengalaman menggunakan berbagai jenis bahasa pemrograman, yang paling cocok/mudah untuk pemula/awam sebaiknya dimulai dari bahasa pemrograman apa

    • admin admin

      C#, editor nya pake visual studio

  4. asep asep

    jadi buat pemula langsung saja visual c# /OOP ga usah belajar dulu program kaya pascal, c yang berbasis teks/console dan masih pake paradigma prosedural

    • admin admin

      C# bisa juga dipakai untuk membuat aplikasi berbasis console. Web, desktop, mobile juga bisa.

    • admin admin

      Kalau tujuan make Pascal adalah untuk melatih algoritma, bahasa pemrograman OOP juga bisa digunakan untuk melatih Algoritma. Kalau hanya sekedar melatih algoritma menggunakan gaya prosedural, bahasa pemrograman berparadigma OOP juga bisa digunakan mirip bahasa berparadigma prosedural.

      • asep asep

        iya, nuhun kang..kadang2 masih suka bingung menerapkan logika percabangan, looping, prosedur dan function, mungkin harus sering latihan

Tinggalkan Balasan

WhatsApp chat