Skip to content

Pola MVVM

Reading Time: 2 minutes

Apa itu pola MVVM?

Model-View-ViewModel atau disingkat MVVM adalah suatu pola ngoding. Kelas-kelas untuk menampung data dimasukan ke dalam folder Models, semua user interface dimasukan ke dalam folder Views dan kelas-kelas yang berisi logika bisnis dimasukan ke dalam folder ViewModels.

Selain MVVM ada beberapa pola yang pernah saya pelajari, seperti MVC dan MVP. Setelah saya pelajari, sebenarnya pola-pola tersebut tujuannya hampir sama, yaitu memisahkan kelas-kelas untuk menampung data, user interface dan logika bisnis. Tetapi memang masing-masing memiliki karakteristik.

Untuk ngoding tanpa pola, bisa saya gambarkan seperti berikut.

Bayangkan kita akan membuat sebuah form Login. Bayangkan form tersebut terbuat dari sebuah kertas. Form ini berisi dua buah text box untuk isian username dan password dan 1 buah tombol dengan tulisan “Ok”. Agar bisa berfungsi dengan baik, tentu harus kita buat kodingannya. Bayangkan kalian membalikan kertas tersebut dan menulis kodingan di halaman belakangnya. Nah, seperti itu lah kodingan yang tanpa menggunakan pola, kodingan logika bisnisnya ada di belakang UI-nya, istilah kerennya adalah code behind. Cara ngoding seperti ini biasa saya gunakan ketika ngoding menggunakan winform. Untuk kelas-kelas yang menampung datanya, memang sudah saya pisahkan, tetapi UI dan logika bisnisnya saya satukan.

Untuk ngoding yang menggunakan pola, bisa saya gambarkan seperti berikut.

Bayangkan kita akan membuat sebuah form Login. Bayangkan form tersebut terbuat dari sebuah kertas. Form ini berisi dua buah text box untuk isian username dan password dan 1 buah tombol dengan tulisan “Ok”. Agar bisa berfungsi dengan baik, tentu kita harus membuat kodingannya. Bayangkan kalian mengambil kertas baru dan menuliskan kodingan logika bisnisnya di kertas itu. Agar UI tersebut nyambung dengan kodingan logika bisnisnya, tentu keduanya harus disambungkan. Kalian bisa membayangkan menggunakan penjepit kertas untuk menyambungkan kedua kertas tersebut. Kalau secara kodingan, khususnya menggunakan pola MVVM, penyambungan ini bisa dilakukan menggunakan Binding.

Apa keuntungan menggunakan pola MVVM?

Pertama. Karena UI dan kodingan logika bisnis terpisah, maka kita bisa mengganti atau membuat UI baru tanpa harus mempengaruhi kodingan logika bisnis. Dengan syarat, kontrol-kontrol dalam UI tersebut menggunakan binding-binding yang sama dengan UI sebelumnya.

Kedua. Karena UI dan kodingan logika bisnis terpisah, maka kita bisa melakukan testing kodingan logika bisnis tanpa harus menunggu UI-nya jadi. Misalnya dengan menggunakan unit test.

Ketiga. Kodingan lebih rapi, lebih mudah dibaca dan lebih mudah difahami.

Bagikan artikel

Published inPemrograman

Be First to Comment

    Tinggalkan Balasan

    WhatsApp chat